Selamat Datang Di Ridho Computer 77 Jl Raya Cilamaya Wetan Samping SPBU Kedungasem No. 77 "PUSAT PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER" di Cilamaya Wetan Karawang

Minggu, 01 Juli 2012

Cara Paksa Mengunistall Software Yang Tidak Dapat Di Unistall

Anda menggunakan banyak macam software adakalanya ingin membuang software yang jarang terpakai atau meng-unistallnya. Sebagian besar program dikomputer dapat diuninstal melalui Add/Remove Programs. Namun adakalanya terdapat software  yang tidak mau diuninstall yang dapat disebabkan oleh karena rusak atau membutuhkan file installer asli yang digunakan pada saat pertama kali digunakan untuk menginstal program. Beberapa pengguna akhirnya tetap membiarkan program tersebut tetap berada dikomputer mereka.


Bila hal tersebut yang terjadi pada anda, maka anda tetap dapat membuang program tersebut dengan cara ‘paksa’ atau uninstall cara sedikit kasar yaitu menghapus semua file secara manual bagi pada program files ataupun sistem registry.  Berikut ini adalah langkah-langkah / Cara Paksa Meng-unistall Software Yang Tidak Dapat Di Unistall:
  1. Klik C: > Program Files > nama software yang ingin diunistall. Umumnya nama folder tersebut dapat berupa nama software atau nama perusahaan pembuat.
  2. Setelah menemukannya, hapuslah folder tersebut.
  3. Langkah kedua adalah menghapus sisa file yang terdapat pada start menu. Klik Start Menu > temukan nama program, lalu klik kanan > Delete (bila muncul pesan, klik Ok saja)
  4. Langkah berikutnya adalah menghapus folder yang terdapat pada application data. Secara default folder application data ini tersembunyi oleh sistem sehingga perlu untuk dimunculkan terlebih dahulu.
Masuk ke Windows Explorer dengan menekan pada keybaord tombol logo Windows + E
Klik Tools > Folder Option
Klik Tab bagian View
Centang opsi pada bagian Show Hidden Files & Folders. Hilangkan centang dibawahnya yang bertuliskan Hide Extensions for know files type dan Hide protected operating system files (Recomended)











Klik Apply dan Ok
Lalu ke C: > Document & Settings > “Nama User”
Setelah itu temukan dan hapus folder software yang ingin dibuang tersebut.
  1. Langkah berikutnya adalah menghapus sisa-sisa yang tertinggal pada sistem registry. Klik Start Menu > Run. Ketikkan regedit. Tekan Enter (pastikan agar anda melakukan backup registry terlebih dahulu)
  2. Lalu tekan CTRL+F untuk membuka jendela pencarian.
  3. Ketikkan nama software yang ingin dihapus lalu klik Next (F3). Hapuslah setiap folder yang ditemukan. Setiap menghapus satu folder, klik Next lagi, hapus dan next lagi dan seterusnya. Setelah bersih, jangan lupa untuk mengetikkan nama perusahaan juga untuk menghapus setiap folder berhubungan yang ditemui.
  4. Setelah melakukan semua hal tersebut diatas, langkah terakhir adalah membersihkan sisa-sisa key registry yang tidak tertangkap oleh fasilitas search tadi, melalui software pembersih registry. Baca artikel lainnya mengenai 5 Software registry cleaner terbaik.
  5. Setelah itu, restart komputer anda dan lihat efek berikutnya. Bila tidak terlihat ada pesan error maka proses penghapusan berhasil. Bila anda melihat ada pesan error, maka satu-satunya yang dapat anda lakukan adalah me-restore registry windows yang anda backup tadi.

Tidak ada komentar: